Rabu, 16 April 2014

sekilas tentang klub ku tersayang

INTERNAZZIONALE

Nama: Football Club Internazionale Milano
Julukan: Nerazzurri (Hitam Biru), La Beneamata, Il Biscione
Berdiri: 9 Maret 1908
Stadion: Stadio Giuseppe Meazza, Milan (Kapasitas 80018)
Presiden: Massimo Moratti, Erick Tohir

PENGGUNA NOMOR
1.Pagliuca, Peruzzi, Frey, Toldo, Julio Cesar
2.Bergomi, Panucci, Cordoba
3.Seno, Pistone, Colonnese, Macellari, Kallon, Burdisso
4.J. Zanetti
5.Dell'Anno, Galante, Blanc, Emre, Stankovic
6.Roberto Carlos, Djorkaeff, M. Serena, C. Zanetti, Maxwell, Lucio
7.Orlandini, Fresi, Moriero, Pacheco, Conceicao, Van Der Meyde, Figo, Quaresma, Pazzini
8.Ince, Winter, Jugovic, Farinos, Lamouchi, Davids, Pizarro, Ibrahimovic, Motta
9.Centofanti, Zamorano, Ronaldo, Crespo, Cruz, Eto'o
10.Carbone, Ronaldo, R. Baggio, Seedorf, Morfeo, Adriano, Sneijder
11.Kanu, Ventola, Fresi, Pirlo, Ferrante, Guglielminpietro, Stankovic, Mihajlovic, Grosso, Jimenez, Muntari, 12.Fontana,Carini, Julio Cesar, Castelazzi
13.Festa, Ze Elias, Simic, Cannavaro, Helveg, Zé Maria, Maicon
14.Bianchi, Winter, Simeone, Seedorf, Di Biagio, Farinos, Veron, Vieira, Kharja
15.Pistone, Cauet, Adani, Carini, Dacourt, Krhin, Ranocchia
16.West, Mutu, Sorondo, Favalli, Burdisso
17.Fresi, Moriero, Domoraud, M. Serena, Cannavaro, Mariga
18.Berti, Zamorano, Dalmat, Kily Gonzalez, Crespo, Suazo
19.M. Paganin, Paulo Sousa, Russo, Batistuta, Karagounis, Cambiasso
20.Manicone, Angloma, Gilberto, Recoba, Muntari, Obi
21.Sforza, Mezzano, Pirlo, Cordoba, Ferrari, Georgatos, Beati, Karagounis, Solari, Obinna, Orlandoni
22.Branca, Frey, Ferron, Ballotta, Okan, Orlandoni, Milito
23.Ganz, Simic, Di Biagio, Brocchi, Materazzi
24.Fontolan, Sartor, Silvestre, Gresko, Gamarra, Rivas
25.Milanese, Almeyda, Stankovic, Samuel
26.Pasquale, Chivu
27.Branca, Pandev
28.Adriano, Maniche
29.Di Napoli, Suazo, Coutinho
30.Cirillo, Martins, Pelè, Mancini
31.Georgatos, Farinos, Vivas, Brechet, Cesar
32.C. Vieri
33.Colonnese, Emre, Wome, Mancini
34.Rivas
36.Milanese, Bolzoni
38. Biabiany
39.Santon
40.Paulo Sousa, Nwankwo
45.Balotelli
46.Napolitano
54.Hakan Sukur, Del Angelo
55.Nagatomo
57.Natalino
77.Okan, Coco, Andreolli, Quaresma
78.Ventola
88.Biabiany
91.Gonzalez

Sejarah Klub

Internazionale Milano, atau yang biasa dikenal sebagai Inter Milan berdiri pada 9 Maret 1908. Klub ini merupakan pecahan dari AC Milan yang berusia sembilan tahun lebih tua.

Latar belakang berdirinya klub ini adalah kegerahan atas dominasi pemain lokal di AC Milan. Sekelompok orang Italia dan Swiss (Giorgio Muggiani, Bossard, Lana, Bertoloni, De Olma, Enrico Hintermann, Arturo Hintermann, Carlo Hintermann, Pietro Dell'Oro, Hugo and Hans Rietmann, Voelkel, Maner, Wipf, dam Carlo Ardussi) pun akhirnya membentuk klub sendiri yang kemudian bernama Inter Milan.

Sejak dibentuk, klub ini terbuka untuk semua pemain dari negara lain. Tahun kedua mengikuti kompetisi Serie A, Inter yang bermaterikan pemain asing dan Italia langsung menjadi kampiun.

Inter juga sempat berganti nama menjadi Ambrosiana SS Milano selama era fasisme di Italia setelah bergabung dengan Milanese Unione Sportiva pada tahun 1928. Bahkan setahun kemudian presiden klub terpilih Oreste Simonotti mematenkan nama Inter menjadi AS Ambrosiana di tahun 1929.

Meski demikian fans Inter tetap memanggil klub kesayangan mereka itu dengan panggilan yang sama seperti dulu dan pada akhirnya pada tahun 1931, presiden baru Inter Ferdinando Pozzani mengubahnya lagi menjadi AS Ambrosiana-Inter.

Setelah akhir Perang Dunia II, nama tersebut dihapus dan kemudian diganti ke nama awal, Internazionale FC Milano dan dipertahankan hingga saat ini.

Inter juga identik dengan warna hitam biru. Warna hitam mewakili gelapnya malam dan biru mengambarkan langit. Sempat terjadi perubahan saat Inter dimerger dengan Unione Sportiva Milanese di tahun 1928, yaitu kostum mereka berganti putih dengan tanda palang merah di bagian dada, namun setelah Perang Dunia II usia, Inter kembali ke warna awal mereka.

Prestasi

Inter termasuk salah satu klub tersukses di kompetisi Italia. Total 25 gelar domestik didapat Inter, dengan rekapitulasi 16 titel Serie A, lima gelar Coppa Italia dan empat tropi SuperCoppa Italia.

Sementara di event Internasional, Inter yang sejak berdiri banyak bermaterikan pemain internasional malah miskin prestasi. Total, hanya tujuh gelar juara berhasil diboyong, yaitu Liga Champions dua gelar, Piala UEFA tiga titel dan dua gelar Piala Interkontinental.

Namun yang bisa dibanggakan oleh Inter ketimbang dua rival beratnya, Milan dan Juventus, adalah mereka belum pernah terdegradasi sejak ambil bagian di kompetisi domestik tertinggi Italia. Milan sempat terdegradasi dua kali, sementara Juve tersingkir satu kali ke Serie B gara-gara keterlibatan mereka pada skandal Calciopoli beberapa waktu lalu.

Fakta Menarik Lain

- Giogio Muggiani, salah satu orang yang menggagas terbentuknya Inter juga merupakan pelukis yang mendesain logo klub yang bertahan hingga sekarang ini.

- Virgilio Fossati adalah kapten dan pelatih yang membawa Inter untuk pertama kalinya menjadi scudetto. Ia meninggal saat terlibat dalam Perang Dunia I.

- Inter seharusnya terdegradasi ke Serie B setelah di tahun 1922 performa tim mereka menukik tajam dan akhirnya menempati posisi dasar klasemen Grup B Serie A. Namun setelah mengirim petisi bersama editor La Gazzetta dello Sport untuk membolehkan mereka tetap bermain di Serie A atas pertimbangan keuangan, Federasi Sepakbola Italia (FIGC) mengabulkan permintaan tersebut. Inter pun tetap ambil bagian dalam kompetisi Serie A di tahun 1923 dan sebagai gantinya, Venezia yang memiliki peringkat lebih baik namun tidak memiliki dasar keuangan yang cukup bagus harus terdegradasi.

- Nomor punggung #3 di Inter dipensiunkan, sebagai bentuk penghoramatan klub kepada legenda Inter Giacinto Faccheti.

- Dalam sejarah klub, sudah ada 55 orang yang sempat menangani Inter dan Helenio Herrera adalah orang terlama yang pernah menjabat sebagai pelatih Inter dengan sembilan musim (delapan tahun berturut-turut) berkuasa. Herrera juga menjadi pelatih dengan catatan sukses terpanjang, dengan tiga scudetto, dua titel Liga Champions dan dua Piala Interkontinental.

- Pada tahun 1999, terjadi empat kali pergantian tongkat estafet kepelatihan di tubuh Inter. Mircea Lucescu menjadi orang pertama yang dipercaya menangani Inter sebelum kemudian berpindah ke tangan Luciano Castelini dan berlanjut ke Roy Hodgson sebelum akhirnya dipegang Marcello Lippi.

UEFA Champions League:
1964,1965,2010

UEFA Cup: 
1991, 1994, 1998

Intercontinental Cup:
1964, 1965

Italian Serie A:
1910, 1920, 1930,1938, 1940, 1953, 1954, 1963, 1965, 1966, 1971, 1980, 1989, 2006, 2007, 2008, 2009, 2010

Coppa Italia:
1939, 1978, 1982, 2005, 2006, 2010, 2011

YANG PERNAH MEMBELAH INTER (SAMPAI SEKARANG)

Adriano, Alessandro Altobelli, Alvaro Recoba, Angelo Domenghini, Angelo Peruzzi, Annibale Frossi, Antonio Valentin Angelillo, Aristide Guarneri, Armando Picchi, Aron Winter, Attilio Demaria, Belözoğlu Emre, Christian Vieri, Ciriaco Sforza, Clarence Seedorf, Cristiano Zanetti, Daniel Passarella , Dejan Stanković, Dennis Bergkamp, Dino Baggio, Ermanno Aebi, Ernesto Mascheroni, Evaristo Beccalossi, Faas Wilkes, Francesco Toldo, Giacinto Facchetti, Gianluca Pagliuca, Gino Armano, Giorgio Ghezzi, Giovanni Ferrari, Giuseppe Baresi, Giuseppe Bergomi, Giuseppe Meazza, Ivan Zamorano, Javier Zanetti, Juan Sebastián Verón, Karl-Heinz Rummenigge, Lennart Skoglund, Liam Brady, Lorenzo Buffon, Lothar Matthäus, Allemandi Luigi, Luigi Cevenini, Luis Suarez, Marco Tardelli, Matthias Sammer, Obafemi Martins, Paul Ince, Paulo Sousa, Pino Fossati, Roberto Baggio, Roberto Boninsegna, Roberto Carlos, Ronaldo, Sandro Mazzola, Tarcisio Burgnich, Virgilio Fossati, Vladimir Jugović, Walter Zenga, Youri Djorkaeff

Alamat: Piazza Durini 24, 20122 Milano
Tel: 39-277151 Tel: 39-277151
Fax: 39-2781514 Fax: 39-2781514
Website: www.inter.it Website: www.inter.it INTER MILAN
I LOVE U
INTER MILAN I LOVE U

Il Capitano
Il Capitano
treble winner
treble winner

Senin, 10 Februari 2014

SAMARINDA TEMPO DOELOE

Merekam Jejak Perjalanan SAMARINDA ku

Samarinda Tempo Doloe ( 21 Januari 1668 )
Semoga kita dapat mengambil hikmah dari apa yang kita lihat terutama pada foto foto tua ini dimana kita bisa melihat sejarah perkembangan Kota Samarinda tempo doloe dan  perkembangan Kota Samarinda saat ini, Ternyata Kota Samarinda dari dulu sudah maju pesat perkembangannya sejak ditetapkan tanggal 21 Januari 1668 
 


Masjid ini cikal bakal berdirinya Mesjid Raya Samarinda
http://ifanjayadi1980.files.wordpress.com/2010/04/foto016.jpg
Para Pejabat jaman dulu masih menggunakan Kapal Laut untuk kunjungan ke daerah daerah tapi pejabat jaman sekarang pake pesawat terbang kelas 1 trus dijemput mobil mewah di bandara, bener bener suatu perbedaan yang sangat jauh ... Dasar Tikus Tikus Kantor
http://ifanjayadi1980.files.wordpress.com/2010/04/foto002.jpg 
Kendaraan yang dipakai para pejabat pada masa itu
http://ifanjayadi1980.files.wordpress.com/2010/04/foto001.jpg 
Tempo doloe Kota Samarinda belum banyak bangunan berdiri
 http://ifanjayadi1980.files.wordpress.com/2010/04/foto003.jpg
Ternyata sedari dulu Kota Samarinda sudah mengalami banjir, contohnya rumah ini yang terletak di Jalan Banjar sekarang berubah nama menjadi Jl. KH. Abdul Muthalib

http://ifanjayadi1980.files.wordpress.com/2010/04/foto009.jpg 
Dulunya kantor penerangan tapi sekarang menjadi apa, kantor apa mall
Foto foto ini tentunya membawa inspirasi bagi kita kaum muda untuk bisa menghargai masa lalu dimana ternyata tempo dulu yang namanya pembangunan memang belum merata dan belum berjalan dengan baik itu bisa dilihat pada foto foto ini bahwa ternyata Samarinda dulu sama sekarang tidak berbeda sama sama masih mengalami BANJIR dimana mana
http://ifanjayadi1980.files.wordpress.com/2010/04/foto0051.jpg 
Gaya ibu ibu jaman dulu ternyata begini gayanya kalau lagi mejeng
http://ifanjayadi1980.files.wordpress.com/2010/04/foto0071.jpg 
Organisasi Pemuda jaman dulu dimana sepeda menjadi alat transportasi yang diandalkan nda kaya sekarang pake mobil nda mau pake motor apa lagi pakai sepeda
http://ifanjayadi1980.files.wordpress.com/2010/04/foto0171.jpg  
Kunjungan Presiden RI Ir. Soekarno ke Samarinda, kalau Presiden Sekarang malas ke Kota Samarinda karena takut di demo sama mahasiswa ... lagian Kota Samarinda banyak debunya ntar Pak Presiden kena flu 









Taman Makam Pahlawan
 

Peagang Kaki Lima Kala Itu
 

Kantor Kodim Samarinda



Salah Satu Pasar Di Samarinda


Salah Satu Pasar Di Samarinda


Kantor Karantina

 
Kantor Dinas PU Pembantu





Jalan Panglima Batur

 
 Gaja Mada Tempo Doeloe

Sahabat Sahabtku semua dari foto foto yang telah kita lihat ternyata perkembangan Kota Samarinda  telah maju dengan pesatnya sejak zaman dulu, perekonomian Kota Samarinda sangat baik dengan hasil tambang yang begitu melimpah namun sekarang apa yang bisa kita lihat dan rasakan Kota Samarinda tidak lagi seperti layaknya Ibu Kota Provinsi.
Sebagai Ibu Kota Propinsi, Kota Samarinda masih carut marut dengan masih banyaknya jalan jalan yang berlubang, sampah sampah yang berserakan, pembangunan yang tak merata ditambah banjir dimana mana, itu semua dikarenakan kurangnya kesadaran untuk menjaga apa yang sudah dibangun. 
So semua kembali cara pandang kita apa yg mesti diperbuat agar Kota Samrinda kembali Hijau dan bebas dari banjir. 
Sumber :http://bobbytempoedoloe.blogspot.com

Senin, 20 Januari 2014

25 aksi suporter dunia dengan TIFO

Here is the 25 candidates:



Eintracht Frankfurt (Jerman) dengan kemungkinan invasi fan terbaik selama 2013.

Selain dari banyaknya penggemar mereka dibawa ke Prancis, semua fans mengenakan pakaian oranye yang biasanya bukan warna klub mereka (gaya sekolah tua untuk pertandingan ini).

Pertandingan dimulai dengan pertunjukan pyro besar dan beberapa pita. Pyro digunakan berkali-kali selama pertandingan juga.



FC Basel (Swiss) perayaan ulang tahun ke-120!

Banner utama dibuat dengan foto-foto ratusan lebih kecil dari Basel, semuanya dicampur bersama-sama untuk menciptakan satu gambar kota, trem dan fans.

Pada awal musim ini penggemar mulai mengumpulkan foto dari 120 tahun terakhir dari FC Basel untuk membuat spanduk besar ini. Banyak jam yang dihabiskan membuat koreografi ini sangat advacned!

Ketika banner utama dilepas mulai strobo show (berkedip pyro) bersama-sama dengan bendera .. Kembang api di belakang berdiri juga.

Selama pertandingan beberapa spanduk kecil ditampilkan dan banyak pyro digunakan.



Pertunjukan Hebat oleh Hannover (Jerman) pendukung!

Hijau, putih dan hitam bendera pertama, maka banyak spanduk besar dibeberkan dalam pendukung berdiri.

Selama penggemar pertandingan mengenakan ponco hijau, putih dan hitam. Satu pyro acara besar dengan flare hijau juga.
.


Acara ini dari Panathinaikos (Yunani) adalah salah satu laporan yang paling populer tahun lalu.

Dua koreografi, pembakaran bendera musuh, "hijau" acara flare dan pada akhirnya menunjukkan asap hijau.

Periksa artikel dan mencari tahu cara ini sangat populer tahun lalu.



Rapid Wien (Austria), mungkin pertandingan dengan sebagian koreografi yang berbeda pada tahun 2013.

Ini adalah perayaan ulang tahun Ultras cepat 25.

Ada banyak detail yang luar biasa. Bendera baik dicat dan banner, asap, flare dan banyak lagi. Kami menghitung 14 koreografi yang berbeda!

Kunjungi artikel dan melihat lebih banyak.


Pertandingan ini menjadi terkenal karena asap hitam besar dari Widzew Lodz (Polandia).

Tapi fans memiliki lebih tifo selama pertandingan pada dua sisi stadion.

Satu sisi dengan spanduk dan pyro, sisi lain dengan spanduk, tripes dan ini "hitam" pyro acara.



Ulang tahun ke-120 dari VfB Stuttgart (Jerman)!

Koreografi pertama benar-benar maju, terutama spanduk antara bagian atas dan bawah, serta satu di depan stand.

Setelah beberapa menit mereka mengubah koreografi baru termasuk spanduk baru. Kedua koreo itu tampak sempurna!



Crvena Zvezda (Serbia) penggemar merayakan peringatan 50 tahun "Marakana" stadion.

Pertama bendera besar di seluruh Utara berdiri dan banyak pyro selama beberapa menit. Setelah beberapa saat bom asap di sekitar seluruh stadion juga.

Di babak kedua bendera kecil di North berdiri dan spanduk baik dicat stadion, diikuti oleh banyak pyro.

Pada akhir pertandingan penggemar membentuk nama "Delije" dengan bendera kecil. Orang-orang berdiri di kursi putih memegang bendera mereka up (itu ditulis "Delije" di mimbar dengan kursi merah dan putih). Hal ini seperti 90 menit dengan tifo!



Musim lain baik dari Torcida, pendukung Hajduk (Kroasia).

Anda mungkin ingat pertandingan ketika mereka bersatu bersama-sama dengan saingan utama Dinamo terhadap "Football mafia".

Pasti salah satu yang terbaik tindakan Ultras tahun ini, tapi ini "top 25" daftar adalah untuk tindakan tifo terbaik (koreo, pyro, bendera, spanduk).

Sebaliknya kami menambahkan pertandingan ini dari September. Koreo pertama dengan Hajduk logo, diikuti dengan koreo dengan "Kau membuatku gila" banner. Sedikit kemudian asap oranye dan di ujung besar pyro acara setelah satu gol.



Karena beberapa bendera pada pertandingan sebelumnya UEFA ditutup Legia ultras tribun. Tapi ultras baru saja pindah ke tribun berlawanan dan siap fantastis acara untuk UEFA.

"Cinta UEFA" koreografi diikuti dengan acara pyro besar! Jawaban yang fantastis untuk UEFA untuk menutup bagian ultras mereka.


Dengan bantuan tali yang terhubung ke atap Fortuna (Jerman) pendukung mengangkat spanduk sangat maju dari kota mereka. Dari sisi kanan mereka pindah di banner dicat sebagai wagon kereta api. Ketika berhenti di belakang gawang dua pemuda mulai membuat grafiti di gerobak. Setelah itu gerobak terus keluar di sisi kiri..



Pertandingan terakhir untuk Djurgården IF (Swedia) di  Stockholms Stadion tua milik mereka

Corteo untuk mencocokkan. Pertama display kartu kuning di sekitar stadion, kemudian mereka berubah menjadi tampilan kartu merah dan bendera biru akhir seluruh stadion. Spanduk utama juga berubah bersama-sama dengan koreo tersebut.

Di babak kedua pyro menunjukkan sekitar seluruh stadion.



Pertandingan terakhir untuk Hammarby (Swedia) pada terkenal Söderstadion.

Pertama, mereka menunjukkan satu gambar yang dibuat oleh garis-garis, dan tepat setelah gambar lain yang dibuat oleh garis-garis. Ini benar-benar sulit untuk mengkoordinasikan sempurna, terutama dengan lukisan seperti ini, tapi Hammarby berhasil melakukannya!

Di babak kedua mereka ditampilkan spanduk tentang stadion mereka, diikuti dengan asap hijau, strobos dan flare hijau / putih.

Kemudian di babak kedua baru pyro acara, kali ini flare merah.


Wisla Krakow dari Polandia.

Sangat bagus melihat spanduk utama dan spanduk depan memiliki gaya yang sama.

Ketika banner utama turun fans mulai acara pyro besar, setelah itu mereka mengangkat banner dan ketika mereka mengambil itu turun lagi mereka memiliki koreo dengan bendera disiapkan.

3 bagus tifo tindakan hanya dalam beberapa menit!



Tahun Fantastic oleh Eintracht Frankfurt (Jerman) pendukung, terutama kinerja mereka di Liga Europa.

Dalam pertandingan liga Jerman ini mereka ditampilkan koreografi besar. Bagian atas adalah tampilan kartu, di tengah banyak spanduk kecil baik dibuat dan bagian bawah itu adalah dua tongkat bendera! Klik link dan menonton video dari acara ini untuk melihat semuanya.


Salah satu dari banyak acara yang sangat baik yang dibuat oleh Legia Warszawa (Polandia) pendukung.

Tampilan kartu pertama dalam 3 berdiri, paling maju di tribun utama di mana sebuah spanduk yang memisahkan bagian atas dan bagian bawah dibuat sebagai tampilan kartu juga.

Kemudian yang besar tampan spanduk terbentang di tribun utama, hanya untuk membuat pertandingan ini sempurna.



Dynamo Dresden (Germany) 60th anniversary.
Black and yellow flags all around the stadium. Many banners and advanced choreography in main stand.
Click on link and watch the videos, this is a very well made TIFO show!



German ultras are well know for making great chores and this from Nurnberg is one of them. Great painting, cards ans message. Perfect German style.
You need to pay attention to the small details here. The cards fans hold up, the main banner, the banner in front of stand which is painted as a fortress and the speech bubble that suddenly appear in middle of the main banner. Very good!



Tidak banyak orang tahu tentang Indonesia, namun para pendukung lokal dalam beberapa tahun terakhir ada melakukan pekerjaan yang sangat baik. Contoh yang baik adalah Brigate Curva Sud (PSS Sleman) dengan pertandingan ini. Mereka mulai dengan melemparkan pita diikuti dengan acara pyro besar di seluruh seluruh stadion. Kemudian sangat maju display card (lihat video dalam artikel) dan sebelum peluit akhir mereka memiliki satu lagi pyro pertunjukan besar!



One of many fantastic shows from Delije last year, fans of Crvena Zvezda (Serbia).
Perhaps this wasn't their most advanced show last year, neither craziest pyro show, but the result of the idea, choreo and pyro is just perfect.
The banner say: "NORTH ARMY - The sky has opened, stadium exploded!"
When second half is about to start Delije start with countdown and suddenly there is flares and strobos all around the pitch.



Borussia Dortmund (Germany) in Champions League. This choreography is really huge and it looks very good.
When the banner with binoculars are lifted part of the card display behind change to a "trophy". This little detail make this choreo perfect together with well painted banner.
Text: "Looking out for the lost Cup"



Supporters of Nacional (Uruguay) with record: The largest banner ever unfurled at a football match!
600 x 50 meters (30 000 square meters), made by supporters. It's not even big, but it's also very well decorated with paintings.



Ferencvaros' (Hungary) last derby in legendary Albert Flórián stadium.
Card display on all 4 tribunes and banner in front of every stand. Not the most difficult card display, but it turned out to look very good. Later big pyro show!



"When Luzern play, we jerk off!"
Luzern (Switzerland) supporters with originality and creativity at it's best!
It makes it even better as this was away trip for them. Bonus with pyro show.
During whole 2013 Luzern fans showed us many quality TIFO shows.



First out among the 25 best actions is Aris (Greece).
Huge banner covering the long stand with a good painting, much effort is needed to make something like this. The pyro show on two sides is very good as well with combination of flares, strobos, smoke grenades and rockets.
Two times during match fans ignited even more pyro.

Ultras-Tifo:
Really difficult to choose 25 actions for this poll. We checked all our 800 articles from last year to make sure we didn't miss any TIFO's.

Most important is the final result of the show, how the TIFO looks. No need to spend many hundreds of hours making something that doesn't really look good.

We also tried to take TIFO actions that is difficult to make, not only bought by money.

In the end we got a great variety of choreographies. Well made banner, huge choreo's, worlds biggest banner, pyro and lot of originality.
Common for all the 25 actions we selected is a lot of work done by the lads organizing it. They have our deepest respect for their contribution to the world of Ultras and Tifo!
sumber : http://www.ultras-tifo.net